Cinta Tak Bertuan


Belakangan ini perasaan ku random banget. Aku selalu merasa jatuh cinta, tapi tak tahu untuk siapa.
Banyak bisikan-bisikan yang selalu menggoda.
Bukan... bisikan mantan yang ngajak balikan, atau bisikan syeitan yang ngajak buat intipin anak ibuk kos temen lagi mandi.
Tapi, sebuah bisikan yang mengajakku untuk PACARAN kembali. Agar aku tahu, untuk siapakah cinta ini.

Aku yang sekarang sudah bosan pacaran karena aku udah ngalamin masa-masa "Patah Hati Terhebat" sehingga, membuatku trauma dan enggan kembali jatuh cinta. Tiba-tiba aja kedatangan perasaan random kayak gini. Kan jadi GALAU abang dek...

Oh iya, ngomongin pacaran bukan selalu tentang patah hati. Pacaran adalah sebuah fase hidup dimana kita ngerasa hidup itu emang enak dijalani bersama.
Tapi, hidup juga bukan cuma Fase pacaran saja. Hidup juga suatu saat bakalan memasuki fase sendiri. Dimana hidup itu lebih indah dan damai kalau hanya dilewati sendiri tanpa seorang pun yang menemani. Ke mall sendiri, hang out sendiri dan bahkan ke rumah mantan juga sendiri. Tapi, ada satu hal yang gak bisa buat lo lakuin sendiri, yaitu: nikah. Gak mungkin, lo bakalan nikahin diri sendiri. Dan dimalam pertama lo bakalan menyetubuhin dirimu sendiri.

Oke dengan segala perasaan random ku ini, ku mulailah saja cerita ku kali ini tentang:"Cinta Tak Bertuan"

mengapa cinta... ini. Cinta tak bertuan.
Selalu ku miliki disetiap langkahku...

Pernah gak selalu merasa jatuh cinta setiap harinya ?
Walaupun itu cuman jatuh cinta sama ibuk kantin, yang doyan selfie ?
Atau pernah gak perasaan lo selalu dipenuhin dengan rasa cinta dan sayang, tapi gak tau itu untuk siapa ?
Kalau belum pernah mari kita simak cerita ku tentang: Cinta Tak Bertuan, kali ini.

Setelah diberitahu kalau hari kamis adalah hari libur nasional. Kami para siswa pun berteriak kegirangan. Karena aku seorang pelajar yang tamvan dan berani, aku hanya tertunduk diam dan sedih. Lah kenapa sedih ? Karena uang jajan ku jadi dipotong satu hari... Kamfret!
Tak mau terlalu lama terlarut dalam kesedihan, aku yang daritadi hanya melamun karena memikirkan uang jajan yang dipotong. Tiba-tiba aja disadarkan dengan sedikit pukulan di punggung ku "Bluk..."
"eh... lo gak denger tadi ada pengumuman libur" gumam si sarmin.
"Ah.. libur... beneran nih" sangat antusias.
"Yaiyalah... besok kan imlek, makanya kita libur"
Aku yang semenjak putus cinta menjadi phobia untuk melihat kalender.
Langsung teriak kegirangan
"Kyah... ah... uh... ulululu...." sambil, nendang-nendang pintu, banting kursi, sampai-sampai aku pengen lompat dari tingkat dua sekolahku. Namun itu ku batalkan, karena aku gak mau mati disaat status ku masih menjadi tuna asmara. Teman-teman ku yang lagi piket kebersihan kelas cuman ngangak, karena melihat bayi zebra albino kegirangan.

Karena besok libur, kami pun mengadakan acara jogging bareng untuk terakhir kalinya. Bukan berarti besok nya kami gak bisa jogging bareng lagi karena udah pada mati. Tapi, karena mulai hari senin ini kami udah masuk ujian semester. Dan waktu lebih banyak habis buat belajar bareng, walaupun aku cuma nyontek.
Waktu dan tempat sudah kami persiapkan.
Kecuali, aku. Apakah aku sudah menyiapkan mental baja, karena tempat kami jogging ini terlalu ramai dan udah pasti banyak muda-mudi yang berlalu lalang dengan berpegangan tangan sambil jogging bareng pacar.
Apa gak kelihatan JONES banget nanti, ketika yang lain asyik berduaan jogging bareng, aku... cuman jogging sendirian kayak tai anyut yang ngapung-ngapung di tengah keramaian orang.
Kalaupun lari barengan, yah... paling lari sama temen-temen laki-laki saja.
Kalau temen laki-laki gak ada yang datang karena ngebo kelamaan, otomatis aku pasti bakalan mati gaya. Aku pasti bakalan jogging bareng temen-temen cewek-cewek ku dan semua orang pasti bakalan melihat ku sebagai "Bencong"

Kebetulan karena besok libur dan ada acara jogging, akupun main-main sebentar dan sampai dirumah pada malam hari. Sampai di rumah aku langsung mandi pakai sabun kesayangan ku "Sabun LUX" ini sabun sangat aku sukai. Selain lembut ada jelly nya lagi hahah.....
Tanpa pikir panjang, setelah mandi aku pun langsung tidur dan berharap besok bangun pagi. Apa daya karena ini liburan, jadi ter-maindset di otakku kalau tiap libur mesti ngebo panjang. Akupun sukses ngebo sampai jam 06.30 wib.
Waktu janjian sampai di lokasi sekitar jam 06.30 wib. Aku malah baru bangun jam segitu. Aku langsung lari terjun ke kamar mandi, tanpa menghiraukan tatapan tajam emak. Inilah konsekuensi bangun telat, pas bangun bakalan disambut dengan wajah ketat. Oke... setelah beberapa menit beres-beres, akupun minta idzin sama emak kalau mau lari pagi.

Dengan mengendarai sepeda motor mio kesayangan ku, kupacu sekencang mungkin. Sangking kenceng nya aku merasa kayak satria baja hitam yang lagi ngejer penjahat selangkangan yang suka mencabuli nenek-nenek perawan.
aku ber-manuver layaknya valentino rossi yang lagi balapan buat ngejer storan. karena terlalu kenceng jalanan yang ku lalui bakalan ngeluarkan api "wusshhh..." Ngayal.

Alhamdulillah... aku sampai dengan keadaan yang utuh. Aku gak mau ada yang terlupakan satupun, karena yang kudatangi ini adalah tempat umum.
Ku check satu persatu: Sempak...pakai. Sepatu lari... pakai. Oke semua lengkap. Ntah kenapa untuk kegiatan jogging kali ini, aku berdebar-debar saat sampai di lokasi. 
Apakah ini yang namanya jatuh cinta ?
Jatuh cinta sama siapa ? 
sama pohon beringin atau sama bencong yang baru pulang mangkal ?
Pokoknya hari itu, diriku dipenuhin dengan rasa cinta yang random.

Setelah semuanya beres, akupun menelpon temen buat nanya dimana lokasi mereka. Enggak butuh waktu lama, akupun langsung menemukan mereka yang lagi duduk istirahat dengan keadaan ketek basah yang mirip sama bubur bayi "promina" yang biasa aku makan pas masih kecil.

Gak mau kalah, akupun langsung ngajak temen akrab ku sabun buat lari bareng. Iya sabun, kami memanggilnya. Bukan berarti aku lari sambil nentengin kotak sabun LUX, Bukan...!
Putaran pertama...oke!
Putaran kedua...oke!
Putaran ketiga... ngos-ngosan.
Putaran keempat, kok ada yang aneh yah. Tiba-tiba aja pas aku lari, aku merasakan pedih di bokong dan sekitar selangkangan ku juga ikutan ngilu.
Aku baru sadar kalau ternyata itu, KERAM PANTAT...! KAMFRET....! Disaat-saat yang genting gini, si bokong malah ngulah. Sebelum lari tadi aku baru ingat kalau aku tadi belum pemanasan.
Karena gak mau jadi bahan tertawaan orang sekitar, aku pun langsung lari ninggalin sabun sekencang-kencangnya sambil megangin pantat ku yang nyot-nyotan buat sampai ke tempat post temen-temen ku istirahat. Aku pun sampai dibarengin dengan selangkangan yang perih dan bokong yang nyot-nyotan.

Sudah lelah ber-olahraga.
Aku kembali berkumpul bersama teman-teman ku. Perasaan ku yang random ini muncul kembali. Aku jadi resah dan bingung, sebenarnya rasa cinta ini untuk siapa !!!?
JAWAB AKU MAS...JAWAB...! *Dramatis*
Apakah ini buat temen sekelas ku yang pernah ku sukai ?
Karena kebetulan dia ada disitu.
Jangan-jangan buat abang-abang siomay karena jajanan nya terlau enak?
Atau ini hanya effect delusi akibat Keram Pantat?
Lamunan ku pun dibuyarkan dengan teman sekelas ku yang mengajakku buat main TOD (truth or dare). Kebetulan ini memang, masuk ke dalam daftar agenda untuk acara jogging bareng kali ini.

Kami memberikan sesi pertanyaan bagi mereka yang di tunjuk oleh botol yang kami putar.
Botol berhenti tepat di arah sarimin, teman cewek sekelas ku.
Bagi mereka yang ingin bertanya, silahkan buat mengacungkan tangan.
Aku pun mengacungkan tangan ke atas dengan cepat. Aku menyuruh nya untuk memilih: Truth (jujur) atau Dare (Tantangan). Ternyata, dia memilih truth.
Oke... aku langsung bertanya, dan pertanyaan nya,yaitu:
"Apa warna kancut yang sedang ku pakai hari ini, dan apa ukuran nya."
Kawan ku yang mendengar nya, langsung ngeplaki kepalaku dengan benda yang ada disekitar mereka. Kalau yang ada gergaji mesin, positif! Aku bakalan dilempar pakai gergaji mesin.
Tiba, akhirnya ditempat temen cewekku lagi, sebut saja namannya ponirin.
Dan lagi-lagi dia memilih untuk jujur. Temen ku langsung bertanya:
"siapa yang ponirin sukai di kelas kita saat ini ?"
"hmm... yang aku sukai itu si... Rizali"
BINGO! Dia menyebut namaku men, tapi aku tetep staycool. 
"Aku suka dia... karena dia lucu dan bocor halus"
Kamfret...! Ternyata selama ini diriku dianggap sebagai ban karet.
Karena yang tadi itu yang terakhir, kamipun melanjutkan buat seru-seruan yang terakhir sebelum pulang.

Ditempat ini ada permainan, jungkat-jungkit raksasa. Kebetulan karena ini taman umum, jadi banyak permainan yang udah mulai udzur. Mulai dari gagang nya yang keropos, kendor atau papan nya yang bau. Bukan papan nya yang bau, tapi ketiak ku yang udah basa 4 liter yang bau nya nyengat sampai ke hidung.
Akupun langsung nantangin ketua kelas ku untuk main yang ginian. Aku yang dari awal sudah berniat jahat untuk mengerjainya, ternyata berhasil! sampai dia ampun-ampun gak sanggup. Yes...!
Jadi gini, saat naik jungkat-jungkit itu. Ku jungkitkan papan nya tinggi-tinggi, namanya juga jungkat-jungkit raksasa. Dia ketakutan dan merosot ke bagian tiang yang mulai kendor dan keropos. Karena kulihat dia sudah terperosot dan celana olahraganya kesangkut di gagang tersebut, langsung ku hentakkan papan ku agar papan nya dia turun dengan kasar.
"Prekkk..." Celana ketua kelas ku koyak dan membuat selangkangan nya sedikit lecet. Dia kesakitan aku malah ketawa jahat HA HA HA...

Oke karena misi sudah berhasil, kami pun segera pulang.
Sebelum waktu pulang, kami photo bersama. Hanya untuk sekedar dokumentasi. Tiba-tiba perasaan cinta yang random ini kembali muncul.
Apakah rasa cinta ini untuk ponirin yang suka dengan ku saat itu?
Apakah rasa cinta ini buat temen sekelas ku yang pernah kusukai?
Atau rasa ini hanyalah rasa cinta dari hangatnya persahabatan, yang baru aku laluin tadi?
Sampai saat ini diriku masih tersesat di dalam rasa cinta yang tak pernah ku tahu siapa pemiliknya.

Disaat jalan pulang ke rumah saat memacu kereta pun, aku masih saja terus berpikir.
"Apakah ini yang namanya CINTA TAK BERTUAN?"
Previous
Next Post »

6 comments

Write comments
Saturday, 21 February, 2015 delete

Lain kali sebelum olahraga pemanasa dulu bro, ntar kayak patrick si bintang laut kena kram pantat

Reply
avatar
Saturday, 21 February, 2015 delete

cinta adalahhal yang terabsurd

Reply
avatar
Dwi Nanoki
AUTHOR
Monday, 23 February, 2015 delete

Baca cerita cinta tak bertuan ini jadi hilang fokus pas di bagian jogging dan keram pantat, absurd :D
Gue pikir bakalan puitis nih dari judulnya, lah taunya..

Reply
avatar
Monday, 23 February, 2015 delete

Sebenarnya mau buat cerita galau biar agak puitis, tapi lupa kalau aku blm pernah galau :')
maaf ya

Reply
avatar