Kenapa Harus Membawa Sikat Gigi?

Kita sebagai manusia terkadang kurang peka terhadap benda-benda kecil yang selalu kita butuhkan dalam sehari-hari. Seperti, popok bayi. Gak kebayang kalau seandainya nenek moyang kita dulu popok bayinya terbuat dari besi, bukan kulit atau pelepah. Aku yakin selangkangan bakal kekar penuh otot karena tiap hari ngangkatin besi murni 2 kg. Kalau seandainya, ini digunakan sampai sekarang, pasti semua anak kecil bakalan jalan sambil ngangkang dengan selangkangan yang sedikit memperihatinkan.
Aku gak rela selangkangan lecet-lecet gara-gara popok besi. Gak lucu kan kalau suatu saat ada keluar berita "Ditemukan seorang bocah balita yang tewas dengan selangkangan yang memperihatinkan." Gak...! itu gak banget.

Oke kali ini aku bukan mau bahas tentang popok besi nenek moyang. Kali ini aku bakalan ngejelasin benda lain yang terkadang kita sepelekan keberadaan nya. Pengen tahu... apa itu ? Dia adalah sebatang SIKAT GIGI.
Sikat gigi... sepele sih tapi berantakan kalau gak diciptakan. Zaman dulu orang banyak menyikat gigi dengan akar kayu sebuah pohon yang disebut "shiwak".
Seandainya nenek moyang dulu makai brush WC atau brush Besi buat sikat gigi, pasti... pasti! Gigi udah rompal dan hari-hari di hiasin dengan aroma nafas bau jamban.
Jadi, kali ini aku bakalan ngejelasin : Alasan kenapa harus selalu membawa sikat gigi ?

1. Sebagai sikat gigi cadangan

Selain memiliki sikat gigi pokok di rumah, kita juga harus selalu menyediakan sikat gigi cadangan di dalam tas.
Apalagi, saat kalian nginap di rumah temen. Gak lucu kan kalau nginap ke rumah temen berhari-hari gak bawa sikat gigi. Ibarat mau perang tapi, cuman pakai kolor. Itu KONYOL!
Kan kita bawa uang banyak jadi bisa beli. Iya kalau dirumah nya banyak kedai.
Kalau rumahnya di dalam hiutan gak ada kedai gimana ?
Berharap minjam dan makai sikat gigi cadangan keluarga temen mu?
Iya kalau ada. Kalau yang ada cuman sikat WC di kamar mandinya, aku yakin bakalan dipakai itu sikat WC. Otomatis masa liburan dirumah temen, bakalan berakhir dengan tumbuhnya emas 24 karat digigi mu. Dan nafas jadi bahan radioactive yang dapat mengakibatkan kepunahan umat manusia.
Makanya, sebelum nginap cek dulu deh barang yang sedang di packing.
Jangan cuma ngurusin logistik dan pakaian, tapi mesti teliti dengan barang-barang yang kecil gini. Walaupun kecil tapi mereka penting.

2. Sendok Darurat

Sikat gigi ternyata setelah ku pelajarin ternyata cukup kompleks kegunaan nya.
Selain untuk menyikat, dia juga bisa dijadikan sendok darurat.
Tepatnya, seandainya kalian tiba-tiba lupa kalau jadwal mendaki gunung adalah hari ini. Sedangkan, kalian cuman bawa logistik, pakaian, dan sikat gigi tanpa membawa sendok sekalipun. Jangan risau... Jangan Galau. Gak perlu gara-gara lupa bawa sendok sebijik, batal daki sebelanga. Jadi, gak perlu buat kalian sampai nyuri sendok di warteg-warteg terdekat. Problem Solved nya... lagi-lagi dengan menggunakan sikat gigi. Kenapa selalu sikat gigi ?
Karena sikat gigi ada batang nya. Dan kalau mau daki palingan logistik nya itu yang gampang-gampang kayak: pop mie, biskuit, dan cemilan lain. Gak perlu bawa sambal tuna, jengkol rebus, bahkan kari kambing. Ini mau daki atau piknik? Cara menggunakan batang sikat gigi menjadi sendok itu... gampang.
Saat selesai merendam mie nya dengan air panas dan sudah siap santap.
Tanpa membuang waktu langsung saja keluarkan batang sikat gigi, dan sendok kan lah batang itu ke mie nya. Walaupun agak konyol dan kurang steril, bodo amat yang penting makan.

3. Cemilan sesat

Kalau yang namanya udah lapar kadang gak makai nalar. Lah kok bisa gak pakai nalar? simak nih: Saat di dalam kamar pesantren yang sangat panas dan sumpek. Terlihat seorang seorang santri tamvan yang sedang bengong menatap lurus ke arah lemari. Sambil di barengin dengan dengkuran "ker......rrrr" Ternyata dia sedang lapar. Ambil snickers...! maaf waktu itu snickers belum ada. Rupanya dia sedang menunggu kiriman uang dan jajan yang sampai sekarang belum datang. Karena sudah tidak tahan lagi berimajanasi dengan menganggap lemari sebagai roti tawar super raksasa. Tanpa buang wkatu dia grogotin ujung salah satu lemari tersebut.
Kawan-kawan nya yang daritadi ngobrol langsung nangkap dia dan nyadarkan dia dengan bau kentut temen ku yang paling bau. Aku sadar... ternyata akulah pemuda tamvan dalam cerita itu.

Daripada kalian makan lemari karena kekurangan cemilan, mendingan ngunyah-ngunyah sikat gigi manatau aja asyik yakan?
Walaupun saat ini aku yang notabene adalah anak IPA di SMA ku sampai saat ini kami belum pernah meneliti kandungan vitamin yang terdapat pada sikat gigi. Kalau yang namanya udah lapar gak pandang buluh. Apalagi saat dihutan, kalau kalian kelaparan. Apa yang dilewat dimakan. Kucing lewat... makan.
Kelinci lewat..makan. Mantan kamu lewat.... Makan. Ayo kita makan! MAKAN! MAKAN! MAKAN!

Apasih menurut kalian kegunaan sikat gigi, selain untuk menyikat gigi?
Share di comment box ya!
Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
Arisa Nya
AUTHOR
Saturday, 08 February, 2014 delete

lucu. dan ternyata ada benernya juga :D

Reply
avatar
Sunday, 09 February, 2014 delete

hahah iya mbak
ini benda kecil yg simple dan ajaib

Reply
avatar
Puja Putri
AUTHOR
Wednesday, 12 February, 2014 delete

Hai, postingan yang bagus. Ijin blogwalking ya :-)
Ada info lomba seru nih, bisa cek ini -> http://pujaputri.blogspot.com/2014/02/mari-mengenal-kampung-fiksi-lebih-dekat.html Makasih sebelumnya :)

Reply
avatar
Wednesday, 18 February, 2015 delete

Blogger aneh nih absurd bahasanya, sikat gigi emang harus dibawa kemana-mana takut tiba-tiba ada kotoran kuda di mulutnya kan bisa dibersihin pake sikat gigi.

Reply
avatar